Pada Agustus 1942, Sergei baru berusia enam tahun ketika desa tempat tinggalnya, Gryn di wilayah Kaluga, diserang oleh pasukan Jerman. Ibu dan kakak laki-lakinya dieksekusi karena kedapatan membantu partisan Soviet. Sergei berhasil meloloskan diri melalui jendela dan melarikan diri ke dalam hutan

